Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.

Nyeri saat Berhubungan Seksual? Hati-Hati dengan Penyakit Kanker Serviks

Obat Herbal Penyakit Kutil Kelamin, Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Herpes Simplex Genital, Gatal Kemaluan, Selangkangan dan Alat Vital.

Penyakit kanker serviks menjadi salah satu jenis kanker yang paling ditakuti oleh semua wanita di seluruh dunia. Keganasan kanker ini sudah menimbulkan kematian hingga 95 ribu wanita setiap tahunnya di Indonesia.

Kasus dari kanker ini sudah menjangkit wanita di usia kurang dari 20 tahun. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mau melakukan vaksinasi dan keterlambatan diagnosis menjadi penyebab paling utama sulitnya proses pengobatan yang harus dilalui.
 

Setidaknya, itulah yang dikatakan oleh WHO tentang penyakit serviks di Indonesia pada tahun 2014. Jumlah ini akan terus bertambah setiap tahunnya secara signifikan.

Harus Anda ketahui bahwa penyakit kanker serviks di Indonesia memiliki jumlah penderita tertinggi di dunia dan merupakan faktor pembunuh nomor 1 di Indonesia.

Penyakit kanker serviks disebabkan karena infeksi virus Human papillomavirus (HPV) 16 dan 18. Perlu digarisbawahi bahwa ada banyak jenis Human papillomavirus namun sebagian tidak membahayakan.

Nah, untuk kedua jenis HPV inilah yang menginfeksi serviks dan dengan hebatnya tanpa disertai gejala awal setelah terinfeksi.

Pencegahan penyakit kanker serviks bisa dilakukan sejak dini, yaitu dengan cara vaksinasi bagi wanita yang belum menikah.

Vaksin HPV ada tiga macam, yaitu vaksin bivalen untuk tipe HPV 16 dan 18, vaksin kuadrivalen untuk tipe HPV 6,11,16, 18, dan vaksin nonavalen untuk tipe HPV 6,11,16,18,31,33,45,52, dan 58.



Obat Sipilis Raja Singa - Obat Gonore Kencing Nanah - Obat Kutil Kelamin - Obat Herpes Simplex - Pemesanan  

 Selain itu, bagi wanita yang sudah menikah maka diwajibkan untuk melakukan pap smear. Pap smear ini bertujuan untuk mengetahui sel-sel abnormal yang memungkinkan bisa berkembang menjadi sel kanker. Pemeriksaan pap smear ini juga tidak cukup sekali dan harus dilakukan secara rutin, paling tidak setiap 3-5 tahun sekali.

1. Stadium 0
Tahap prakanker yang ditemukan adanya kemungkinan terjadinya kanker yang diakibatkan oleh perubahan biologis.

2. Stadium 1
Pada tahap ini belum terjadi penyebaran dan pertumbuhan sel masih sangat kecil dan dapat dilihat dengan coloscope. Pada tahap 1A1 ukuran kanker masih kurang dari 3mm dengan lebar kurang dari 7mm. namun, pada saat menginjak tahap 1A2 ukurannya bertambah menjadi sekitar 3-5mm namun lebar masih kurang dari 7mm.

Penyakit kanker serviks akan semakin berkembang pada tahap 1B yang sudah mencapai kurang dari 4 cm dan akan menjadi lebih dari 4 cm pada tahap 1B2. Harapan untuk bisa hidup dan sembuh total masih sebesar 80%-99%.

Adapun gejala yang dialami diantaranya adalah

a. Cairan berbau dan berwarna tidak normal seperti cokelat, merah muda, atau keputihan yang bercampur darah yang keluar dari vagina.

b. Nyeri saat berhubungan seksual.

c. Siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur dengan waktu yang lebih lama dan atau terjadi pendarahan yang banyak.

3. Stadium 2
Pada tahap 2A kanker mulai menyebar ke bagian dalam vagina dan pada tahap 2B sudah mencapai leher rahim. Penyakit kanker serviks sudah mulai menyebar namun belum mencapai dinding panggul dan bagian bawah vagina.

Gejala nyeri saat berhubungan seksual dan buang air kecil, bengkak di kaki, dan penurunan daya tahan tubuh menjadi semakin jelas untuk menyatakan bahwa kanker sudah berada di stadium 2. Harapan hidup tinggal sebesar 60%-90%.

4. Stadium 3

Pada tahap 3A masih belum menyebar ke dinding panggul namun pada tahap 3B sudah menyebar ke daerah sekitar dinding panggul dan area bawah vagina. Risiko dari penyebaran hingga ke dinding panggul akan menyebabkan gagal ginjal. Harapan untuk bisa hidup hanya sebesar 30%-50%.

5. Stadium 4
Penyakit kanker serviks sudah menyebar ke organ lainnya bahkan hingga ke paru-paru. Pada tahap 4A penyakit kanker serviks akan mulai menyerang rectrum, kandung kemih dan kelenjar getah bening. 



Obat Sipilis Raja Singa - Obat Gonore Kencing Nanah - Obat Kutil Kelamin - Obat Herpes Simplex - Pemesanan  
 
Sedangkan di tahap 4B kanker sudah menyebar ke organ usus atau perut, hati, paru-paru dan tulang. Harapan hidup dan bisa sembuh hanya tinggal sebesar 20% saja.

Pada stadium akhir, gejalanya akan menjadi seperti ini

1. Urine yang bercampur darah.
2. Berat badan turun drastis.
3. Nyeri tulang dan sendi.
4. Nafsu makan hilang.
5. Salah satu kaki bengkak.
6. Sakit di daerah pinggul dan bagian bawah.
7. Penyumbatan ginjal sehingga buang air kecil menjadi bermasalah.
8. Nyeri pada punggung akibat dari ginjal yang membengkak.

Tidak hanya sampai gejala tersebut, efek pengobatan pada penderita penyakit kanker serviks stadium 4 akan menjadi seperti ini.

1. Menopause dini yang disertai dengan gejala menstruasi tidak teratur atau bahkan berhenti, keringat berlebih, kehilangan nafsu seksual, vagina kering, osteoporosis, dan tidak bisa menahan rasa buang air kecil.

2. Vagina menyempit yang disebabkan oleh pengobatan menggunakan radioterapi.

3. Pembengkakan pada tangan atau kaki karena terjadi penumpukan cairan organ tubuh.

4. Depresi karena proses pengobatan yang sangat melelahkan dan menghabiskan banyak biaya.

5. Ketika penyakit kanker serviks sudah menyebar bahkan hingga ke syaraf, maka rasa sakit yang ditimbulkan akan semakin hebat.

6. Pendarahan pada rektum dan vagina ketika kanker menyebar ke usus dan kandung kemih.

7. Pengobatan kemoterapi bisa meningkatnya risiko penggumpalan darah.

8. Gagal ginjal

9. Kerusakan jaringan vagina hingga menyebabkan keluarnya cairan vagina yang abnormal.

10. Terbentuknya saluran abnormal pada kandung kemih dengan vagina sehingga cairan vagina terus mengalir.

Beberapa cara dilakukan untuk bisa mengangkat sel-sel kanker, antara lain

1. Biopsi kerucut : pengangkatan jaringan abnormal

2. Terapi laser : pembakaran sel-sel abnormal dengan laser

3. Large Loop Excision of transformation Zone (LLETZ) : pemotongan sel-sel abnormal dengan kawat tipis dan arus listrik

4. Operasi radical trachelectomy : pengangkatan jaringan sekitar leher rahim, leher rahim, dan bagian atas vagina namun rahim masih dibiarkan.

5. Operasi pengangkatan rahim : pengangkatan rahim.

6. Pelvic exenteration : operasi besar apabila sudah menyebar ke bagian pinggul. Operasi ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pengangkatan sel kanker dan kandung kemih, rectum, vagina, dan bagian bawah usus. Lalu di tahap kedua akan dilakukan pembuangan urine dan kotoran ke dalam kantung colostomy.

7. Kemoterapi : memperlambat penyebaran sel-sel kanker

8. Radioterapi : menghancurkan sel-sel kanker dengan gelombang

Nah, bagaimana? Mengerikan bukan? Kanker serviks bukanlah penyakit yang sepele jadi harus segera dicegah dan ditangani sejak dini. Melakukan vaksinasi bagi Anda yang belum menikah sangatlah dianjurkan.

Meskipun saat ini harga vaksin terhadap virus HPV masih terbilang mahal, namun tidak ada salahnya demi kehidupan masa depan cerah tanpa adanya gangguan penyakit kanker.

Menjaga pola hidup dan menghindari pergaulan bebas menjadi poin penting untuk bisa terhindar dari penyakit kanker serviks. Menjaga pikiran untuk terhindar dari stress, olahraga dan istirahat yang cukup akan menjadi pelengkap pola hidup sehat.

Setialah pada pasangan Anda dan gunakan kondom saat berhubungan intim agar risiko lebih bisa ditekan. 



Obat Sipilis Raja Singa - Obat Gonore Kencing Nanah - Obat Kutil Kelamin - Obat Herpes Simplex - Obat Gatal Selangkangan & Kemaluan - Pemesanan

Konsultasi Kesehatan Gratis, Kami Jamin Rahasia Anda
SMS & WA = 0858-7706-2008 ; BBM = D3A5DDA
2

Arsip Blog

Original Content

Protected by Copyscape

Blog Protection

Copyright © Herbal Penyakit Kelamin | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com