Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.

Penyebab dan Cara Mencegah Gatal pada Kemaluan Pria

Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.
Baik pria maupun wanita sering kali merasakan gatal pada daerah kemaluan. Bagi Anda para pria, jangan khawatir jika Anda merasa gatal pada kemaluan Anda.

Walaupun beberapa jenis gatal dapat disebabkan oleh penyakit menular, namun tidak semua rasa gatal pada kemaluan merupakan indikasi penyakit kelamin menular atau berbahaya. Gatal pada kemaluan pria ini dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori.

Rasa gatal biasanya dapat diatasi dengan pengobatan mandiri dengan menggunakan obat yang bisa dibeli dengan bebas di apotek. Hal yang menjadi masalah adalah rasa gatal yang tidak kunjung reda walaupun sudah diobati sendiri.

Hal ini lah yang perlu Anda amati dan Anda tangani dengan melakukan konsultasi dengan dokter Anda. Nah, untuk mengetahui berbagai jenis penyebab gatal dan bahayanya, mari kita cari tahu bersama apakah gatal yang terjadi pada kemaluan Anda termasuk ciri dari penyakit menular atau bukan. Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

A. Penyebab gatal

Penyebab gatal pada kemaluan pria ada berbagai macam. Penganan masalah gatal tersebut pun berbeda tergantung dari penyebab gatalnya. Adapun penyebab gatal diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Jamur

Penyebab gatal pada kemaluan pria yang pertama adalah akibat infeksi jamur. Biasanya, infeksi jamur yang menyebabkan gatal ini masuk dalam kategori yang tidak berbahaya. Anda dapat mengobatinya dan dapat sembuh dengan cepat dengan menggunakan obat anti jamur yang ada di pasaran.

Walaupun sebagian besar tidak membahayakan, namun, waspada tetap menjadi hal yang perlu Anda lakukan. Mengapa? Hal ini karena infeksi dapat menyebabkan dampak yang cukup serius pada kepala penis. Hal ini biasa disebut dengan kandidas balantis.

Jamur yang menyebabkan gatal pada penis ini biasanya sudah ada dalam tubuh secara alami, namun, tidak berbahaya jika tubuh Anda dalam kondisi sehat.

Pada kondisi tubuh spesifik seperti pada penderita penyakit diabetes, jamur dapat menginfeksi dengan cara berkembangbiak dengan cepat. Infeksi ini bisa muncul kembali walaupun sudah disembuhkan terutama pada penderita diabetes.

Adapun gejala yang akan timbul jika Anda mengalami gatal pada kemaluan pria akibat infeksi jamur ini diantaranya adalah terjadinya pembengkakan pada bagian penis, terbentuk ruam yang berwarna kemerahan, balik kulup mengeluarkan cairan yang kental, serta timbulnya bau yang tidak wajar.

Saat penderita gatal akibat jamur ini melakukan hubungan seksual atau buang air kecil, biasanya akan merasakan rasa nyeri. Penderita juga bisa mengalami kesulitan pada saat akan menutup kulup penis.

Walaupun jamur dapat menginfeksi siapa saja, namun, orang dengan kondisi khusus memiliki risiko yang lebih tinggi terinfeksi jamur ini.

Adapun kondisi khusus diantaranya adalah orang yang kerap menggunakan pakaian ketat, penderita penyakit HIV, penderita diabetes, orang yang mengalami obesitas, orang dengan kekebalan tubuh yang menurun, orang yang sedang melakukan pengobatan dengan mengonsumsi antibiotik, orang yang melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang pernah mengalami penyakit serupa, dan sedang melakukan konsumsi corticosteroid baik dalam bentuk oles maupun oral.

2. PMS

Penyebab gatal pada kemaluan pria yang kedua adalah akibat adanya PMS. PMS yang dimaksud di sini adalah penyakit menular seksual. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, rasa gatal dapat disebabkan karena adanya penyakit menular yang diderita.

Ya, salah satu ciri Anda menderita penyakit menular seksual adalah rasa gatal tersebut. Adapun jenis penyakit menular seksual yang memiliki tanda rasa gatal pada alat kelamin pria salah satunya adalah penyakit gonore.

Penyakit gonore ini adalah penyakit menular seksual yang selain memberikan ciri rasa gatal pada kelamin, juga diikuti dengan adanya cairan hijau atau putih yang keluar dari ujung alat kelamin Anda dan rasa nyeri pada alat kelamin Anda.

Penyakit menular seksual yang memiliki ciri rasa gatal pada kemaluan pria yang kedua adalah klamidia. Klamidia adalah penyakit yang gejalanya sangat mirip dengan gejala penyakit kelamin gonore.

Hal utama selain rasa gatal yang ditimbulkan sebagai efek penyakit ini adalah adanya cairan yang keluar dari ujung penis dengan warna putih atau warna hijau diikuti timbulnya rasa nyeri pada penis.

3. Iritasi

Penyebab rasa gatal pada kemaluan pria lainnya yang sering terjadi adalah adanya iritasi. Iritasi dapat timbul oleh banyak hal. Salah satu yang paling sering terjadi adalah iritasi yang disebabkan oleh urin, bahan yang terkandung pada sabun untuk mandi yang digunakan, serta adanya cairan penis yang dapat menyebabkan iritasi yang diberi nama smegma.

4. Penyebab lain

Selain 3 penyebab di atas, ada juga penyebab lainnya yang mungkin dapat menyerang Anda. Penyebab tersebut diantaranya adalah adanya penyakit kulit tertentu misal eksim, planus lichen, dan psoriasis, memiliki kadar gula yang tinggi pada tubuh, infeksi yang disebabkan oleh adanya bakteri, kudis, serta adanya kutu pada rambut kemaluan.

Nah, jika Anda merasa gatal pada kemaluan Anda yang tidak hilang walaupun sudah berhari-hari, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab gatal pada kemaluan pria yang sebenarnya.

Hal ini akan sangat penting untuk mencegah terjadinya penyakit yang semakin parah dan membahayakan di kemudian hari. Konsultasi dengan dokter akan membantu Anda mempercepat penanganan dan penyembuhan penyakit.

Hal ini karena pengobatan akan lebih tepat sasaran. Adapun beberapa indikasi rasa gatal yang perlu segera melakukan konsultasi dengan dokter adalah rasa gatal yang disertai dengan adanya darah pada urin Anda, gatal yang disertai dengan perasaan mual serta muntah, dan rasa gatal pada kemaluan yang disertai dengan timbulnya demam tinggi.

Gatal pada kemaluan pria dengan tingkatan ringan memang dapat dengan mudah ditangani dengan obat apotek yang tersedia. Walaupun demikian, mencegah tentunya akan jauh lebih baik dibandingkan dengan mengobati bukan?

Nah, untuk mencegah timbulnya rasa gatal, Anda harus menjaga kebersihan alat kelamin Anda. Caranya adalah dengan mencuci penis Anda dengan air yang hangat serta sabun yang memiliki bahan ringan setidaknya 1 kali sehari.

Daerah yang paling penting untuk dibersihkan adalah bagian kulup bagi yang belum melakukan sunat. Jangan lupa untuk membersihkan bagian dasar penis Anda dengan sabun tanpa parfum, bagian anus, serta bagian testikel.

Walaupun mencuci penis itu baik dilakukan, namun, jangan terlalu sering melakukannya karena justru akan menyebabkan iritasi dan atau rasa nyeri. Cukup lakukan 1-2 kali sehari.

Selain cara di atas, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengganti celana setelah dipakai 24 jam. Cara lain yang dapat digunakan untuk mencegah gatal pada kemaluan pria adalah menghindari pemakaian baju basah terlalu lama dan celana ketat, banyak minum air putih, dan mengerikan penis setelah mandi dan buang air kecil.

Bagi bayi, Anda dapat mengganti popok yang dikenakan bayi sesering mungkin. Selanjutnya, Anda harus menghindarkan pemakaian bedak pada penis bayi karena menyebabkan iritasi.



Obat Sipilis Raja Singa - Obat Gonore Kencing Nanah - Obat Kutil Kelamin - Obat Herpes Simplex - Obat Gatal Selangkangan & Kemaluan - Pemesanan

Konsultasi Kesehatan Gratis, Kami Jamin Rahasia Anda
SMS & WA = 0858-7706-2008 ; BBM = D3A5DDA2
 

Arsip Blog

Original Content

Protected by Copyscape

Blog Protection

Copyright © Herbal Penyakit Kelamin | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com