Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.

Penyakit Reproduksi dan Kaitannya dengan Variasi Posisi Hubungan Intim Pasutri

Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.Sebagai pasangan suami istri, melakukan hubungan seksual menjadi hal yang wajar. hal tersebut termasuk kegiatan yang sehat dan memang seharusnya dilakukan secara rutin. Terdapat beragam variasi posisi hubungan seksual yang dapat dilakukan pasangan suami istri agar dapat segera dikaruniai keturunan.

Aneka variasi posisi ini juga bisa menghindarkan dari penyakit reproduksi, terutama karena hubungan seksual yang dilakukan ialah hubungan yang terbilang aman. Beberapa posisi tertentu ternyata terbukti bisa memperbesar peluang wanita untuk hamil.

Posisi ini dapat digunakan pasangan dalam melakukan hubungan seksual melalui penetrasi anal, vaginal maupun dalam seks oral. Terutama apabila pasangan suami istri sudah bosan dengan posisi yang itu-itu saja, maka aneka variasi berikut dapat digunakan. Berikut adalah beberapa variasi posisi yang dapat dilakukan.

1. Missionary

Posisi ini adalah yang paling umum dilakukan oleh pasangan suami istri dan dipercaya dapat mempercepat kehamilan serta mencegah penyakit reproduksi. Dalam posisi ini, pria akan berada di atas wanita, sementara wanita berada di bawah.

Posisi missionary sendiri terdiri dari beragam variasi. Pertama adalah posisi kupu-kupu di mana kaki wanita menjuntai pada tepi tempat tidur dan pria berdiri atau berlutut guna melakukan penetrasi. Kedua adalah posisi wanita berbaring dan pria mengangkat panggul wanita guna melakukan penetrasi.

Ketiga ialah wanita meletakkan kaki kanan di pundak kiri pria serta kaki kiri pada pundak kanan pria. Wanita berbaring dan kaki ditarik agar lutut mendekati kepala. Pria akan melakukan penetrasi dari atas.

2. Penetrasi Dari Belakang

Jika posisi missionary akan memberikan penetrasi pada wanita dari atas, maka posisi lain seperti doggy style akan memberikan penetrasi dari belakang. Doggy style dapat digunakan baik untuk penetrasi anal maupun vagina untuk menghindari penyakit reproduksi.

Variasinya bisa melalui aneka gerakan, misalnya wanita memposisikan tubuhnya seperti meja lalu penetrasi dilakukan pria dari belakang, baik melalui vagina ata pun anus. Wanita juga bisa menggunakan posisi menungging agar panggul naik supaya pria dapat melakukan penetrasi secara maksimal.

Variasi gerakan juga dapat berupa wanita yang berlutut tegak lalu pria memberi penetrasi sembari menarik lembut tangan wanita ke arah belakang.

3. Wanita di Atas Atau Cowgirl

Variasi posisi lain dalam hubungan seksual yang dipercaya akan memperbesar peluang kehamilan serta menghindari dari penyakit reproduksi ialah cowgirl di mana wanita akan berada di atas. Posisi ini adalah kebalikan dari missionary di mana pria berada di atas sementara wanita ada di bawahnya.

Posisi ini juga seringkali disebut sebagai woman on top karena sesuai namanya, wanita akan mengambil posisi di atas tubuh pria. Penetrasi akan dilakukan dari bawah sehingga wanita akan tampak seperti cowgirl yang tengah menunggang.

Posisi ini juga bisa divariasikan dengan aneka gaya lain, misalkan sambil berdiri atau duduk guna menambah sensasi dalam melakukan hubungan seksual.

4. Variasi Gaya dan Tips Lain

Pencegahan penyakit reproduksi sekaligus memperbesar peluang kehamilan dapat juga dilakukan dengan mencoba serta menikmati aneka variasi posisi agar pasangan suami istri tahu mana posisi yang paling efektif.

Di samping mencari aneka posisi tepat untuk mempercepat kehamilan, ada baiknya apabila pasangan suami istri turut mencermati aneka hal atau tips yang bisa membuat peluang kehamilan makin bertambah. Salah satunya adalah terkait orgasme atau kontraksi ringan dalam rahim yang mencapai klimaks akan penting dalam hubungan seksual pasutri.

Tujuannya adalah agar sperma masuk ke dalam rahim. Walau demikian, bukan jaminan bahwa orgasme sudah pasti akan membuat pasutri mendapat keturunan.

Setelah selesai berhubungan seksual, disarankan agar wanita tidak langsung berdiri namun berbaring selama beberapa saat hingga air mani atau sperma dapat berada dalam waktu lebih lama dalam leher rahim.

Cara yang sering digunakan ialah meletakkan bantal di bawah panggul agar sperma bisa terbantu untuk masuk dalam rahim dan mempercepat kehamilan. Hal ini bisa dicoba setidaknya 30 menit setelah melakukan hubungan seksual.

Penyakit reproduksi akan dapat dihindari dengan seks aman, terutama oleh pasutri yang sudah sah dan paham benar akan resiko penyakit menular seksual. Selain itu, frekuensi hubungan seksual juga harus dilakukan setidaknya tiga kali dalam satu minggu.

5. Tips Agar Peluang Kehamilan Bisa Semakin Besar

Meningkatkan kualitas sperma pria juga akan meningkatkan peluang kehamilan serta mencegah penyakit reproduksi yang mungkin muncul. Pria juga butuh waktu agar dapat memulihkan jumlah spermanya.

Karena itulah, hubungan seksual yang terlalu sering tidaklah baik. Hal lain yang harus jadi perhatian ialah melakukan hubungan seksual di sekitar masa ovulasi. Ini adalah waktu terbaik di mana kesuburan wanita mencapai puncaknya sehingga kesempatan untuk hamil akan dapat semakin besar.

Ovulasi sendiri ialah masa subur sehingga menjadi waktu ideal bagi pasutri dalam melakukan hubungan seksual agar peluang memiliki keturunan menjadi semakin besar. Gunakan metode penghitungan kalender guna mendeteksi tanda-tanda masa subur.

6. Yang Harus Dihindari


Hindari menggunakan sabun pembersih vagina agar terhindar dari penyakit reproduksi serta memperbesar peluang kehamilan. Hal ini terutama harus diperhatikan setelah melakukan hubungan seksual.

Penggunaan sabun pembersih khusus vagina akan mengganggu keseimbangan pH atau kondisi asam basa pada vagina yang diperlukan sperma agar tetap hidup.

Selain itu, hindari pula penggunaan pelumas vagina yang biasa digunakan dalam melancarkan penetrasi. Bahan pelumas akan dapat mematikan sperma sehingga sperma semakin sulit dalam bertemu sel telur.

7. Posisi Paling Tepat

Kehamilan bisa terjadi melalui posisi bercinta apapun, asalkan ada penetrasi yang terlibat di dalamnya. Namun, sebagian gaya dalam hubungan seksual memang dapat membatasi gerakan sperma menuju sel telur.

Di antaranya adalah posisi yang melawan gaya gravitasi, misalnya melakukan hubungan seksual sambil duduk atau berdiri. Tidak ada penelitian khusus terkait posisi dalam hubungan seksual yang terbilang paling tepat untuk mempercepat kehamilan atau menghindari penyakit reproduksi, akan tetapi posisi missionary atau pria di atas terbilang sebagai yang paling ideal.

Hubungan seksual juga tak perlu dilakukan tiap hari, cukup tiap dua hari di sekitar masa subur agar kesempatan hamil semakin besar dan pria memiliki kesempatan dalam mengembalikan kadar sperma ke jumlah normal.

Ternyata, posisi juga mempengaruhi kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi yang baik tentunya diperlukan jika kita ingin mendapatkan keturunan. Demikian ialah aneka posisi dalam hubungan seksual yang dapat memperbesar peluang kehamilan serta menghindarkan dari penyakit reproduksi.

Pasangan suami istri juga dapat melakukan aneka variasi dalam hubungan intim ini agar didapat posisi yang terbaik. Menggunakan posisi hubungan intim yang sesuai dan dilakukan pada saat yang tepat akan dapat mempercepat kehamilan. Hal ini masih bisa ditambah aneka tips ringan agar sperma dapat bergerak leluasa menuju rahim. 

 
Obat Sipilis Raja Singa - Obat Gonore Kencing Nanah - Obat Kutil Kelamin - Obat Herpes Simplex - Obat Gatal Selangkangan & Kemaluan - Pemesanan

Konsultasi Kesehatan Gratis, Kami Jamin Rahasia Anda
SMS & WA = 0858-7706-2008 ; BBM = D3A5DDA2
 

Label

Arsip Blog

Original Content

Protected by Copyscape

Blog Protection

Buku Tamu

Copyright © Herbal Penyakit Kelamin | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com