Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.

Gonore, Kencing Nanah dan Gejalanya


Pengertian Gonore

Konsultasi Gonore
Gonore disebut juga dengan kencing nanah. Gonore adalah suatu penyakit menular seksual yang umum dan disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria Gonorrhoeae atau Gonococcus. Bakteri gonococcus biasanya ditemukan di cairan penis dan vagina dari orang yang terinfeksi. Bakteri penyakit ini berbahaya karena dapat menyerang bagian dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, dan tenggorokan. Gonore menular melalui hubungan seks, seperti seks oral atau anal, mainan seks yang terkontaminasi atau tidak dilapisi dengan kondom baru tiap digunakan, dan berhubungan seks tanpa menggunakan kondom.

Gejala Gonore

Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria Gonorrhoeae. Penyakit ini cenderung menginfeksi area yang hangat dan lembap di tubuh, termasuk:

  • Uretra (tabung yang mengeluarkan air kencing dari kandung kemih)
  • Mata
  • Tenggorokan
  • Miss V
  • Dubur
  • Saluran reproduksi wanita (saluran tuba, leher rahim, dan rahim)

Gonore berpindah dari orang ke orang melalui seks oral, anal, ataupun vaginal tanpa kondom. Orang-orang dengan banyak pasangan seksual atau mereka yang tidak menggunakan kondom memiliki risiko infeksi terbesar.

Perlindungan terbaik terhadap infeksi adalah hubungan intim dengan hanya satu orang dan penggunaan kondom yang tepat. Perilaku yang membuat seseorang lebih cenderung melakukan hubungan intim tanpa kondom juga meningkatkan kemungkinan infeksi. Perilaku ini termasuk penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Gejala gonore biasanya terjadi dalam 2 hingga 14 hari setelah terpapar. Namun, beberapa orang yang terinfeksi gonore tidak pernah mengalami gejala yang nyata. Penting untuk diingat bahwa seseorang dengan kencing nanah yang tidak memiliki gejala juga berisiko. Seseorang lebih mungkin menyebarkan infeksi ke pasangan lain ketika mereka tidak memiliki gejala yang nyata.

Gejala pada Pria


Pria mungkin tidak mengalami gejala yang nyata selama beberapa minggu. Beberapa pria bahkan mungkin tidak mengalami gejala. Biasanya, infeksi mulai menunjukkan gejala seminggu setelah penularannya. Gejala nyata pertama pada pria adalah sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil. Seiring perkembangannya, gejala lain mungkin termasuk:
 
  • Frekuensi yang lebih besar atau urgensi buang air kecil
  • Cairan mirip nanah menetes dari Mr P (putih, kuning, krem, ataupun kehijauan)
  • Bengkak atau kemerahan pada pembukaan Mr P
  • Bengkak atau sakit pada buah zakar
  • Sakit tenggorokan yang terus-menerus
  • Dalam kasus yang jarang, gonore dapat terus menyebabkan kerusakan pada tubuh, khususnya uretra dan testis. Nyeri juga bisa menyebar sampai ke rektum.

Gejala pada wanita

Banyak wanita tidak mengalami gejala gonore yang jelas. Ketika wanita mengalami gejala, mereka cenderung ringan atau mirip dengan infeksi lain sehingga lebih sulit untuk diidentifikasi. Infeksi gonore dapat muncul, seperti ragi Miss V pada umumnya atau infeksi bakteri yang keluar dari Miss V (berair, krem, ataupun sedikit hijau). Gejala-gejala lainnya, yaitu:

  • Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering
  • Periode menstruasi lebih berat atau kemunculan bercak
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit saat melakukan hubungan intim
  • Nyeri tajam di perut bagian bawah
  • Demam

Wanita berisiko lebih besar mengalami komplikasi jangka panjang dari infeksi yang tidak diobati. Infeksi gonore yang tidak diobati pada wanita dapat naik ke saluran reproduksi dan melibatkan uterus, tuba fallopi, dan ovarium.

Kondisi ini dikenal sebagai penyakit radang panggul dan dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan kronis serta merusak organ reproduksi wanita. Pada pria juga dapat mengembangkan abses yang menyakitkan di bagian dalam Mr P. Infeksi bahkan dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan atau kemandulan.Penyebab Gonore

Penyebab penyakit gonore yaitu dari adanya bakteri yang biasanya ditemukan di cairan penis dan alat vital wanita dari orang yang terkena infeksi tersebut.


Bakteri gonore dapat diobati dengan suntikan antibodi, biasanya dokter memberikan saran untuk kembali melakukan pemeriksaan setelah satu sampai dua minggu untuk memastikan bakteri gonore telah hilang sepenuhnya. Atau akhir-akhir ini penggunaan obat herbal juga terbukti efektif menyembuhkan penyakit gonore bahkan sangat minim efek samping, tidak menimbulkan alergi seperti yang bisa terjadi penggunaan antibiotik kimia.

Pencegahan Gonore

Untuk mencegah gonore datang kembali, sebaiknya terakan seks aman dan setia pada satu pasangan (tidak berganti-ganti pasangan), tidak melakukan hubungan seksual di luar nikah, dan gunakan kondom jika melakukan hubungan seks.

Kapan Harus ke Berobat ?

Jika kamu atau anggota keluarga memiliki tanda dan gejala di atas, segeralah lakukan langkah pengobatan. Untuk melakukan pemeriksaan, sekarang kamu bisa langsung dengan mudah membuat janji dengan dokter di rumah sakit sesuai domisili kamu di sini.

Salah satu penyakit menular seksual yang umum adalah gonore alias kencing nanah. Kondisi ini bisa terjadi karena serangan bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Penyakit ini bisa terjadi pada pria maupun wanita di mana bakteri penyebabnya biasa ditemukan di cairan dalam organ reproduksi orang yang terinfeksi.

Gonore biasanya ditangani dengan cara memberikan pengidapnya antibiotik, baik dalam bentuk suntikan atau tablet. Biasanya, gejala akibat bakteri gonore akan membaik setelah beberapa hari jika pengobatan dilakukan dengan benar dan segera.

Kasus Gonore yang Ganas

Belakangan, penyakit yang satu ini ternyata memiliki “saudara” yang disebut lebih ganas, penyakit tersebut dinamai super-gonore. Melansir BBC, seorang pria asal Inggris yang tidak diketahui identitasnya menjadi orang pertama di dunia yang terpapar bakteri super-gonore. Penyakit ini termasuk sulit untuk diobati, bahkan banyak yang menyebut super-gonore sebagai penyakit yang tidak mungkin sembuh.


Pria tersebut diduga terpapar super-gonore saat melakukan hubungan intim dengan seorang perempuan di Asia Tenggara. Sejauh ini, dia sudah mendapatkan pengobatan utama dengan antibiotik, tapi obat tersebut dianggap gagal mengobati penyakit tersebut. Dengan kata lain, ada penolakan mutlak terhadap obat yang biasanya digunakan untuk mematikan bakteri gonore.

Organisasi kesehatan dunia alias WHO bersepakat dengan Pusat Pengendalian Penyakit Eropa, bahwa kasus pria asal Inggris tersebut menjadi kasus super-gonore pertama di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan menyebar melalui hubungan intim yang tidak aman, misalnya tidak menggunakan alat pengaman seperti kondom.

Penyakit super-gonore yang terjadi bisa memicu munculnya gejala seperti keputihan, tapi carian yang keluar cenderung berwarna kehijauan atau kuning. Pengidapnya juga mungkin mengalami rasa sakit saat buang air kecil dan perdarahan di antara periode menstruasi. Super-gonore pun dapat menyebabkan terjadinya penyakit radang panggul alias infertilitas.

Mengenal Gonore, Penyakit Menular Seks yang Mengancam

Pada dasarnya, gonore adalah penyakit yang sering tertular melalui hubungan seksual. Namun ternyata, penyakit ini juga bisa menular pada bayi, yaitu saat proses kelahiran. Seorang ibu yang terinfeksi penyakit ini sangat mungkin untuk menularkannya pada bayi dan berpotensi menyebabkan kebutaan permanen pada sang buah hati.

Sayangnya, gejala gonore biasanya lebih mudah dikenal pada pria ketimbang wanita. Pasalnya, gejala yang muncul pada wanita cenderung bersifat ringan dan sering tidak dikenali sebagai tanda penyakit yang bisa berbahaya. Gonore yang tidak segera diobati bisa menjalar ke organ panggul wanita dan menyebabkan perdarahan jika tidak segera ditangani.

Ada beberapa gejala gonore yang sering muncul pada pria dan wanita, di antaranya adalah rasa nyeri dan perih saat buang air kecil, keputihan berwarna kuning atau hijau, hingga demam dan sakit saat melakukan hubungan intim. Pada wanita, gejala-gejala yang muncul tersebut sering disalahartikan sebagai penyakit infeksi saluran kemih (ISK).

Untuk memastikan seseorang mengidap gonore atau tidak, biasanya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Caranya adalah dengan melakukan pengujian sampel cairan dari organ reproduksi untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Karena itu, jika kamu mengalami gejala mirip penyakit gonore, segera lakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti penyebabnya.

 

Gambar Paket Herbal De Nature & Harganya
Rp. 295.000,- /blm ongkir
Rp. 550.000,- /blm ongkir
Rp. 700.000,- /blm ongkir
Konsultasi Geratis 24 Jam
De Nature Indonesia
 
  0858 7706 2008
Sehat Kembali ke Alam
De Nature Asli Indonesia



Asal – Muasal Sipilis, Sifilis, Raja Singa


Sejarah Penyakit Sipilis


Polemik ini telah terjadi selama berabad-abad, penyakit raja singa alias sipilis telah menginfeksi jutaan manusia dan menjadi masalah global. Yang hingga kini belum terjawab, dari manakah asal muasal penyakit kelamin ini? Para ilmuwan masih penasaran.

Ada salah satu teori menyebutkan awal mula persebaran penyakit ini berhubungan dengan pelayaran Christhoper Colombus untuk menemukan benua baru. Menurut teori ini, awalnya para awak Colombus membawa sipilis dari benua Amerika dalam pelayaran pulang ke Eropa tahun 1492.


Tidak berapa lama kemudian, epidemi sipilis pertama di dunia dilaporkan pada tahun 1495 pada masa invasi Prancis ke sebuah kota di Italia, Naples. Meski begitu, beberapa kalangan meragukan teori ini. Kalangan ini mengklaim sipilis sudah ada di Eropa sebelum Colombus melakukan pelayaran ke Amerika, hanya saja sampai tahun 1495 penyakit ini masih belum bisa dibedakan dengan lepra alias kusta.

Sipilis, penyakit menular seksual yang merusak jantung, otak, mata dan tulang, dan bahkan memicu kematian bila tidak diobati, pertama kali muncul dalam catatan sejarah di tahun 1496 yang ditulis oleh Joseph Grunpeck. Istilah sipilis sendiri pertama kali dipakai oleh Giolamo Fracastoro, seorang ahli penyakit Latin di tahun 1530.

Sebelum menggunakan nama tersebut, sipilis dikenal dengan banyak nama. Di beberapa negara, penyakit ini diberi nama sesuai dengan negara yang menjadi musuhnya pada masa tersebut. Misalnya orang Italaia menyebutnya sebagai French Disease, orang Jepang menyebutnya Portuguese Disease, orang Turki menyebutnya French Disease atau Christian Disease, dan orang Persia menyebutnya Turk Evil.

"Penyebutan ini mencermintan fakta bahwa orang-orang ingin cuci tangan dari tanggungjawab atas persebaran penyakit yang begitu cepat ini," tulis Ismael Maatouk and Roy Moutran dalam laporannya di Journal of Sexual Medicine, seperti dikutip dari Live Science, Senin (4/11/2013).

Meski asal-usul sipilis banyak berkutat antara Eropa dan Amerika, kemungkinan lain tetap ada. Bakteri Treponema pallidum penyebab sipilis, diketahui telah ada sejak zaman dahulu kala. Infeksi pada manusia sudah sering terjadi, namun karena gejalanya bervariasi maka dokter pada masa itu belum menyadarinya sebagai penyakit hingga tahun 1905.

Para ahli purbakala pun punya pandangan sendiri dalam melacak asal usul sipilis. Mengingat penyakit ini menyisakan penanda tertentu pada tulang, maka kemungkinan untuk melacaknya dari fosil-fosil purba sangat terbuka.

Bukti-bukti yang ada dari sejumlah situs purbakala di Amerika sebelum masa kedatangan Colombus menunjukkan tingginya tingkat infeksi sipilis di kalangan kaum muda. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa tersebut telah ada bentuk lain dari penyakit sifilis, seperti frambosia alias patek.

Ketika terbawa oleh awak Colombus saat kembali ke Eropa, kemungkinan bakteri ini mengalami perubahan akibat iklim yang berbeda maupun karena faktor lainnya. "Mungkin paparan terhadap lingkungan inang yang baru inilah yang melahirkan subspesies T.palladium penyebab sipilis," tulis para ilmuwan.

Saat ini, sipilis mudah sekali diobati dengan antibiotik yang sesuai. Namun, penyakit ini juga masih menjadi ancaman global dengan sekitar 12 juta orang yang terinfeksi setiap tahunnya, sebagian besar karena perilaku seksual yang tidak aman.

Apa itu sipilis, sifilis, atau raja singa?


Sipilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Sipilis dikenal juga dengan nama sifilis atau raja singa. Jika terdeteksi lebih awal, sipilis / sifilis / raja singa akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun, penyakit sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung. 

Siapa yang dapat terinfeksi sipilis, sifilis, atau raja singa ?

Jumlah pengidap raja singa mengalami penurunan pada wanita sejak 2010. Tetapi pada pria, jumlah penderita sipilis tidak menurun, terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria ( homoseks ). Namun bukan berarti selain homoseks tidak beresiko terinfeksi sipilis, siapa saja yang berprilaku seks bebas ( biasa ganti - ganti pasangan seksual ) sangat beresiko terinfeksi penyakit tersebut.

Ciri-ciri & gejala

Apa saja ciri dan gejala sipilis, sifilis, atau raja singa?

Gejala sipilis atau raja singa berbeda-beda tergantung tahapannya. Ada beberapa tahapan penyakit sipilis ini pada tahap awal bakteri sipilis belum menyebar keseluruh tubuh dan belum berusak sistem jaringan tubuh. Tetapi jika sudah masuk tahapan lanjutan sipilis sangat berbahaya dan akan lebih sulit untuk di sembuhkan yang artinya butuh pengobatan dengan durasi waktu yang panjang. Untuk itu kenali sejak dini gejala - gejala yang di sebabkan oleh infeksi sipilis.

Gejala sipilis tahap 1:

Gejala raja singa tahap pertama muncul 2-4 minggu setelah terjadi infeksi, dalam bentuk luka yang tidak terasa sakit (chancre) di mana bakteri masuk ke dalam tubuh. Luka jenis ini sering terasa pada alat kelamin tetapi juga dapat dilihat di mulut atau anus jika bagian-bagian ini terlibat dalam aktivitas seksual dengan orang yang terinfeksi.

Umumnya, gejala ini akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 1 hingga 5 minggu. Tetapi bukan berarti bakteri sipilis telah hilang tanpa pengobatan, melainkan akan terus berkembang dalam tubuh sehingga masuk dalam tahapan selanjutnya.

Gejala sipilis tahap 2:

Jika infeksi tidak diobati, gejala raja singa tahap dua dimulai sejak 6-12 minggu kemudian. Ciri-ciri sifilis tahap 2 adalah demam, sakit kepala, nyeri sendi, kehilangan nafsu makan, muncul ruam (kecil, benjolan bersisik merah pada penis, vagina, atau mulut, terutama pada telapak tangan dan kaki), sakit tenggorokan, kelenjar limpa membengkak (pada ketiak, pangkal paha, leher), serta kelelahan. 

Pada tahapan ini sering di istilahkan dengan sipilis sekunder. Gejala inipun akan hilang dengan sendirinya walaupun tidak di obati, tetapi akan makin berbahaya dan akan memasuki tahapan selanjutnya.

Gejala sipilis tahap 3:

Tahap laten (tersembunyi) ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya gejala. Atau akan muncul gejala yang tidak pasti karena pada tahap ini gejala muncul menyerupai gejala penyakit - penyakit lain ( sipilis sangat pandai dalam penyamaran ) dengan gejala yang tidak pasti.

Gejala sipilis tahap 4:

Setelah melewati tahap 3 atau laten sipilis akan memasuki tahapan akhir atau sering di sebut tersier. Cirinya adalah timbulnya kerusakan pada otak dan jantung, daya ingat menurun, mengalami kelumpuhan, dan terjadi masalah pada keseimbangan tubuh. Pada tahap akhir ini penderita akan mengalami penurunan imun tubuh yang sangat drastis karena semua jaringan tubuh yang penting telah rusak oleh bakteri sipilis.


Beberapa penderita yang sudah berada pada stadium dua atau tiga mungkin tidak menunjukkan adanya gejala penyakit sipilis. Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran terhadap gejala tertentu, anda harus selalu waspada dengan penyakit ini jika memang anda memiliki prilaku yang beresiko mendatangkan penyakit tersebut.

Apa yang harus di lakukan ketika muncul gejala sipilis ?

Segera hubungi kami jika Anda atau anak Anda mengeluarkan cairan yang tidak biasa, terasa sakit atau muncul ruam atau luka seperti sariawan di area kemaluan, jika ada kejanggalan yang dirasakan di alat kelamin anda. 

Apa penyebab sipilis, sifilis, raja singa ?

Penyebab sipilis adalah bakteri dengan nama Treponema pallidum. Infeksi biasanya terjadi karena adanya kontak seksual. Dalam kasus yang sangat jarang ditemukan, bakteri dapat melewati celah atau luka pada kulit setelah menyentuh orang yang terinfeksi sipilis. Sipilis / Raja singa tidak dapat menular melalui penggunaan toilet yang sama, bak mandi, pakaian atau peralatan makan, atau dari gagang pintu, kolam renang atau pemandian air panas. 

Faktor Risiko

Siapa yang berisiko terkena sipilis, sifilis, raja singa ?

Pelaku seks bebas ( biasa ganti-ganti pasangan seksual ), Penderita HIV lebih rentan terhadap penularan dan menjadi penyebar sipilis. Sekali Anda tertular sipilis, bukan berarti Anda akan kebal terhadap infeksi sejenis. Anda bisa terinfeksi lagi dan lagi. Penularan sipilis juga dapat terjadi dari ibu hamil ke janinnya (sifilis kongenital).

Pengobatan Sipilis



Dewasa ini penggunaan obat-obatan herbal banyak digunakan sebagai alternatif penggunaan antibiotik alami yang lebih aman untuk  tubuh, karena penggunaan antibiotik kimia dengan jangka panjang memiliki efek yang tidak baik untuk organ tubuh. Sehingga obat herbal menjadi solusi terbaik masa kini.

Pengobatan sipilis tergantung pada tahapan penyakit :

Tahap satu cukup mudah untuk disembuhkan karena pada tahap ini bakteri belum menyebar ke seluruh jarinagn tubuh.

Jika Anda berada dalam tahap 2 dan tahap 3 penyakit ini, akan lebih lama, atau dosis obatnya akan lebih tinggi dari sipilis tahap awal.

Hal ini dilakukan agar seluruh bakteri didalam tubuh benar-benar hilang atau musnah.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sipilis, sifilis, raja singa ?

Dokter dapat membuat diagnosis berdasarkan sejarah medis dan pemeriksaan tubuh pasien dengan memperhatikan organ seks, mulut, dan anus. Jika terdapat tanda penyakit sekecil apa pun, sebentuk kecil irisan jaringan atau cairan penyakit akan segera diteliti untuk mengetahui jenis bakteri menggunakan mikroskop lapang gelap (dark-field microscope).

Sebuah tes darah, dikenal sebagai VDRL, dilakukan untuk menentukan apakah terdapat antibodi (zat yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dari bakteri Treponema pallidum) dalam darah. Tidak sampai di situ, dokter juga akan menguji pasangan seksual Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mengatasi sipilis, sifilis, raja singa ?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sifilis :

  • Jangan berhenti meminum obat atau mengubah dosisnya hanya karena Anda merasa lebih baik, hindari pantangan yang dianjurkan.
  • Informasikan jika Anda sedang hamil karena beresiko ke janin. Penularan sipilis terhadap janin sangat berbahaya.
  • Jangan asal mengkonsumsi antibiotik karena dapat mengakibatkan alergi sehingga memperparah penyakit sipilis anda.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.
  • Lakukanlah aktivitas seksual yang aman dengan menggunakan kondom.
  • Beri tahukan pasangan seksual Anda jika Anda tengah menjalani pengobatan sipilis sehingga mereka juga mendapatkan pengobatan agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan misal ( tular menular terus terusan ).
  • Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas seksual selama minimal 2 minggu setelah pengobatan atau hingga bakteri dalam tubuh benar  benar hilang / benar benar sembuh.
  • Waspadai dengan infeksi penyakit kelamin lainya karena bisa menginfeksi secara bersamaan, misal gonore atau kencing nanah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah pada kami melalui contak person yang tersedia di website ini, lebih mudah via whatsApp.

Hebal De Nature Kebanggaan Kita Bersama
Merupakan Produk Herbal Asli Indonesia
Cocok untuk Pria dan Wanita
Mari Sehat Secara Alami 
Bersama
De Nature Indonesia

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Paket Gonore

Paket Penyakit HIV AIDS

Paket Kutil Kelamin

Paket Raja singa

Paket Herpes

Paket Gatal / Eksim

Arsip Blog

Original Content

Protected by Copyscape

Blog Protection

Copyright © Herbal Penyakit Kelamin | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com