Spesialis Obat Herbal Penyakit Kelamin : Sipilis, Raja Singa, Gonore, Kencing Nanah, Kutil Kelamin, Herpes Simplex Genital, Gatal Di Selangkangan dan Kemaluan.

Penyakit Kelamin Yang Mungkin Kambuh Kembali


Penyakit Kelamin Yang Kambuh


Banyak pertanyaan terkait dengan infeksi penyakit kelamin secara berulang. Maksudnya adalah apakah orang yang telah dinyatakan sembuh dari penyakit kelamin bisa teinfeksi atau mengidap penyakit kelamin kembali ?


Dari pertanyaan tersebut diatas jawabanya adalah sangat mungkin, karena penyakit kelamin itu secara umum di sebabkan oleh bakteri, virus dan jamur yang setiap saat dapat menginfeksi siapa saja yang tidak berhati – hati dalam menjaga kebersihan, dan tidak berhati – hati dalam kehidupan seksualnya.
Beberapa penyakit kelamin yang sering menginfeksi secara berulang adalah Sipilis, herpes, gonore, kutil kelamin, gatal di selangkangan dll. Kami akan bahas tekait mengapa orang yang sudah sembuh dari penyakit kelamin bisa terinfeksi kembali atau dalam istilah kambuh kembali.

Walaupun sudah diobati dan dinyatakan sembuh, Anda ternyata masih berisiko terkena penyakit kelamin yang sama. Hal ini tergantung dari jenis penyakit kelamin yang Anda alami sebelumnya.

Ada beberapa jenis penyakit kelamin yang bisa terjadi berulang kali, contohnya klamidia, gonore, sipilis, bacterial vaginosis, dan trikomoniasis. Sementara itu, jika Anda terkena penyakit HIV, herpes oral, atau herpes genital, biasanya penyakit ini akan terus menular seumur hidup.

Selain tergantung jenis penyakitnya, ada beberapa hal lain yang membuat Anda berisiko terkena penyakit kelamin yang sama meskipun sudah sembuh:

  • Minum obat yang salah. Setiap penyakit kelamin disebabkan oleh patogen yang berbeda, sehingga pengobatannya juga berbeda. Antibiotik mungkin ampuh mengobati sipilis, tapi tidak untuk jenis penyakit kelamin yang lain. Jadi, pastikan Anda mendapatkan obat yang tepat dari dokter, ya!
  • Tidak menghabiskan obat. Menyisakan antibiotik yang seharusnya dihabiskan bisa membuat Anda terkena penyakit kelamin berulang dan susah sembuhnya.
  • Melakukan hubungan seks tidak aman. Berhubungan seks tanpa kondom, ditambah lagi dengan pasangan yang terinfeksi, meningkatkan risiko Anda terkena penyakit kelamin.

Cara mencegah penyakit kelamin kambuh

Bakteri dan parasit penyebab infeksi menular seksual sebetulnya relatif mudah diobati. Namun dengan catatan, Anda wajib mematuhi seluruh aturan yang disarankan oleh dokter. Hal ini bertujuan supaya Anda dan pasangan bisa sembuh total dan tidak terkena penyakit kelamin yang sama untuk kesekian kalinya.

Berikut ini tips mencegah penyakit kelamin kambuh lagi :

  • Jalani pengobatan hingga tuntas, entah itu minum antibiotik atau pengobatan lainnya. Hal ini dapat membunuh bakteri penyebab infeksi menular seksual dalam tubuh dan mencegahnya kambuh lagi.
  • Tes penyakit kelamin untuk pasangan. Pastikan Anda dan pasangan sama-sama menjalani tes penyakit kelamin. Jika hanya salah satu yang menjalani pemeriksaan, maka Anda atau pasangan berisiko terkena penyakit kelamin secara bergantian.
  • Tidak berhubungan seks dalam masa pengobatan. Bila Anda tetap berhubungan intim dalam masa pengobatan, maka Anda berdua berisiko saling menulari penyakit kelamin satu sama lain.

Macam – macam Penyakit Kelamin


Penyakit kelamin pria maupun perempuan cenderung ditularkan melalui hubungan seks bebas tanpa pengaman dan pola hidup yang tidak sehat seperti malas merawat diri. Berikut ini adalah berbagai jenis penyakit kelamin pria dan wanita yang paling umum diderita:


Jenis penyakit kelamin ini disebabkan oleh bakteri neisseria gonorrhea, biasanya dikenal dengan sebutan kencing nanah. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit kelamin ini. Gejala khas pada penyakit ini adalah keluarnya cairan berwarna putih atau kuning kehijauan seperti nanah pada ujung penis dan vagina.

Ketika buang air kecil dapat terasa sakit, namun gejala penyakit kelamin ini terkadang tidak dapat dirasakan. Sedangkan gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit kelamin ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan.

2. Chlamydia

Adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini biasanya mengenai wanita dan pria berusia muda yang aktif secara seksual.

Gejala yang dapat dialami berupa nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, nyeri saat berhubungan seksual, keluarnya cairan berwarna putih dari kelamin dan sulit hamil. Namun, seringkali penderita yang terkena tidak mengalami gejala yang spesifik sehingga pengobatan biasanya tidak dimulai sejak dini.


Penyakit kelamin ini disebabkan oleh Herpes Simplex Viruses (HSV), gejala herpes kelamin timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin ini.

Timbulnya lepuh berisi cairan yang berkelompok disertai dengan ruam kemerahan pada daerah kelamin. Penderita biasanya mengalami nyeri, perih, terasa terbakar, disertai dengan bengkaknya kelenjar getah bening pada selangkangan, dalam 5 sampai 10 hari gejala akan hilang.

Herpes bertahan dalam tubuh dan dapat timbul lagi suatu saat. Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

4. Infeksi jamur kelamin

Penyebab infeksi jamur yg paling sering menyerang kelamin adalah jamur spesies Candida albicans atau disebut juga Candidiasis, yang menyebabkan rasa gatal dan berwarna merah di bawah kulit kalamin pria yang tidak disunat. Pada wanita, akan keluar cairan putih kental seperti keju yang menyebabkan rasa gatal. Infeksi jamur ini dapat disembuhkan dengan obat anti jamur topikal (oles) ataupun oral (minum).


Penyakit ini disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. Penyakit kelamin sifilis muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin ini.

Penyakit sifilis mempunyai 4 stadium:

Pada stadium primer (pertama). Gejala klinis berupa adanya lesi tukak seperti sariawan dengan perabaan keras yang tidak nyeri pada daerah kelamin. Lesi ini biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun bakteri tersebut sebenarnya tidak hilang, melainkan penyakit akan berlanjut ke stadium kedua.

Pada stadium kedua. Muncul bercak kemerahan seluruh tubuh, biasanya tidak disertai dengan rasa gatal dan adanya bercak kecokelatan pada kedua telapak tangan. Lesi ini juga akan sembuh sendiri tetapi apabila tidak diobati, penyakit akan berlanjut, bertambah parah dan masuk ke dalam stadium yang lebih parah.

Tahap laten sifilis adalah ketika tidak ada tanda-tanda atau gejala sifilis yang tampak. Jika tidak segera diobati, penderita sifilis dapat terus memiliki sifilis di tubuh selama bertahun-tahun tanpa-tanda atau gejala.

Tahap Tersier. Biasanya penderita sifilis yang tidak diobati tidak mengalami sifilis tersier. Namun, ketika terjadi, itu dapat memengaruhi banyak sistem organ yang berbeda. Ini termasuk jantung dan pembuluh darah, dan otak & sistem saraf. Sifilis tersier sangat serius dan akan terjadi 10-30 tahun setelah infeksi dimulai. Pada sifilis tersier, penyakit ini merusak organ internal dan dapat menyebabkan kematian.


Kutil disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV), muncul berupa satu atau banyak bkutil atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin tersebut.

Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil.

Gejalanya berupa benjolan yang muncul seperti kembang kol atau jengger ayam pada penis atau anus. Kutil kelamin ini Dapat diuji dengan lapisan cuka. Jenis penyakit kelamin ini bisa berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker serviks. Kabar baiknya, kutil pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.


Kutu kelamin ini disebabkan Pedikulosis pubis. Ukuran kutu kelamin sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecokelatan, menetap pada rambut kemaluan. Kondisi ini dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

8. Tungau

Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit. Penyakit kelamin ini disebabkan tungau sarcoptes scabies, yang menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.

Biasanya dokter akan memberikan krim atau lotion yang mengandung Permethrin atau Sulfur yang harus digunakan seminggu sekali.

Sementara itu, pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut.

9. HIV/AIDS

Penyakit kelamin akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh.

Ini adalah penyakit menular seksual yang paling berbahaya karena menyebabkan kerusakan pada imunitas tubuh, sehingga tubuh rentan terhadap segala macam penyakit. Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian setelah sepuluh tahun terinfeksi virus HIV.

HIV/IDS ditularkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

10. Trichomoniasis

Trichomoniasis adalah penyakit menulas seksual (PMS) umum yang dapat memengaruhi pria maupun wanita. Namun, wanita lebih cenderung mengalami gejala. Infeksi ini disebabkan oleh parasit protozoa bersel tunggal, Trichomonas vaginalis.

Bagi wanita, vagina adalah tempat infeksi yang paling umum, sedangkan pada pria terjadi pada uretra. Penularan dapat terjadi baik melalui hubungan seksual atau kontak vulva-ke-vulva.

Sementara wanita dapat terinfeksi dari pasangan seksual pria atau wanita, pria hampir selalu terinfeksi dari berhubungan seks dengan wanita.

Gejala-gejala trikomoniasis meliputi:

  • Bau tak sedap
  • Keputihan berwarna kuning kehijauan
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan selama hubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil

Seorang wanita dengan trikomoniasis lebih mungkin terkena HIV setelah terkena virus. Seorang wanita dengan trikomoniasis dan HIV juga lebih mungkin menularkan virus HIV ke pasangan seksual lainnya.




Produk – Produk Herbal De Nature
Asli & Resmi Jaminan 100%

Blibli Hebal Kelamin De Nature Segera !!!

CV. DE NATURE INDONESIA

Tanda - Tanda Mengidap Sipilis / Raja singa


Penyakit Sipilis / Raja singa

Untuk dapat mengenali tanda-tanda seseorang mengidap pentyakit sipilis atau raja singa sebenernya cukup mudah ketika kita gemar membaca untuk dapat memahami secara pasti apa itu penyakit sipilis / raja singa. Kita dapat mengenali dari gejala yang timbul pada penderitanya, karena telah banyak penjelasan di artikel – artikel kesehatan atau tentang penyakit seks menular atau penyakit kelamin. 

Dari gejala yang muncul akan dapat di simpulkan bahwa seseorang mengidap penyakit sipilis atau raja singa. Ada gejala yang berbeda dalam setiap fasenya, dan setiap orang akan berbeda dalam perkembangan penyakit sipilisnya tergantung dari tingkat daya tahan tubuh yang di miliki. 

Untuk itu siapapun anda yang merasakan gejala yang kami sebutkan dalam artikel ini hendaknya segera melakukan langkah pengobatan. 

Bagi anda yang belum terinfeksi kami sangat menyarankan untuk melakukan pencegahan dengan cara sebagai berikut :
  • Jaga kebersihan area alat vital baik pria maupun wanita.
  • Hindari hubungan seks diluar nikah ( seks bebas ).
  • Hindari prilaku seks menyimpang misal ( sodomi, homo seks, biseksual ).
  • Hindari ganti – ganti pasangan seksual ( suka jajan / prostitusi ).
  • Untuk para remaja hindari seks usia remaja, rentang penyakit kelamin.
  • Hindari gaya hidup yang berpotensi terinfeksinya penyakit seks menular.
Selain penyakit sipilis adalah aib di masyarakat juga sangan berbahaya pada tubuh penderitanya dan lingkungan sosialnya karena penyakit ini sangat mematikan juga sangat menular.


Banyaknya prilaku seks yang tidak sehat yaitu seks menyimpang dan seks bebas, serta kebiasaan ganti-ikqganti pasangan seksual menjadi faktor utama penyebaran penyakit kelamin yang satu ini. Ada banyak jenis penyakit kelamin yang umumnya sangat menular tidak lepas dari kebiasaan tidak baik dalam kehidupan seksual penderitanya. Dari semua penyakit seks atau penyakit kelamin memiliki dampak negatif atau bahaya yang berbeda – bada, pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan bahaya penyakit sipilis / raja singa.

Penyakit sipilis atau yang sering di sebut dengan raja singa adalah jenis penyakit seks menular yang telah mewabah sejak berabad – abad lamanya. Berawal dari penjajahan bangsa – bangsa eropa penyakit ini masuk ke wilayah asia tenggara termasuk Indonesia. Bakteri penyebab sipilis merupakan bakteri yang sangat mematikan, para ahli menyebutkan bakteri sipilis merupakan bakteri ke 3 di dunia yang paling mematikan. 

Bahaya Penyakit Sipilis

Penyakit kelamin atau seks menular ini, memiliki resiko yang mengerikan bagi penderitanya utamanaya bagi mereka yang tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi sipilis, sehingga mengalami keterlambatan dalam pengobatan atau bahkan tanpa menjalani pengobatan. 

Berikut kami sampaikan bahaya penyakit sipilis :
  • Rusaknya organ penting tubuh ; paru-paru, jantung, hati dll.
  • Rusaknya sitem saraf sehingga penderita mengalami dimensia atau gagal fokus atau pikun.
  • Rusaknya sistem kekebalan tubuh, sehingga akan mudah terinfeksi penyakit berbahaya lainya.
  • Rusaknya keturunan ; bakteri sipilis dapat mengakibatkan cacat pada keturunan bahkan dapat menyebabkan bayi mati dalam kandungan ( pada penderita wanita hamil ).
  • Pada tingkat yang paling parah adalah kelumpuhan hingga kematian.
Pada dasarnya penyakit sipilis mudah untuk diobati atau di sembuhkan, jika infeksi sipilis tersebut diobati pada stadium awal atau pada saat baru terinfeksi ( sering di istilahkan tahapan primer ). Yaitu dimana seorang yang terinfeksi bakteri sipilis, akan timbul lesi atau carche ( luka kecil ) seperti gigitan serangga, luka seperti sariawan atau luka lain yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit ataupun nyeri. Dan celakanya pada umumnya penderita tidak menyadari akan hal tersebut sehingga penyakit sipilis akan terus berkembang dlam tubuh ke tahapan atau fase / stadium selanjutnya.

Karena luka yang timbul akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari, meski tanpa di obati, hal ini yang membuat penderita menganggap sepele akan hal tersebut dan tidak melakukan pengobatan. Sehingga bakteri sipilis akan terus berkembang dalam tubuh penderitanya. Pada fase ini juga merupakan fase yang sangat mudah menular kepada orang lain.

Tahapan Penyakit Sipilis

Ada 4 tahapan / fase penyakit sipilis dalam perkembanganya di dalam tubuh penderitanya, hal ini sangat penting untuk di perhatiakan, terutama bagi anda yang gaya hidupnya memiliki resiko tinggi untuk terinfeksi penyakit tersebut ( sering ganti-ganti pasangan seksual / suka jajan ).

Pada ke 4 tahapan tersebut memiliki ciri atau gejala yang berbeda – beda, sehingga anda bisa tahu pada tahap atau fase berapa penyakit sipilis yang anda derita, jika anda membaca dan mencermati pemaparan dibawah ini dengan baik.

Tahap awal ( pertama ) Sipilis Primer

Gejala muncul antara 10 hingga 90 hari setelah terpapar bakteri penyebab sipilis. Awalnya, gejala yang muncul berupa luka kecil pada kulit (chancre) yang tidak terasa sakit. Luka ini timbul pada lokasi bakteri masuk ke dalam tubuh, biasanya di area sekitar kelamin.

Selain di area kelamin, luka juga dapat muncul di area mulut atau dubur. Tidak hanya muncul di bagian luar, luka akibat raja singa atau sipilis ini, juga bisa muncul di bagian dalam vagina, dubur, atau mulut sehingga tidak terlihat. Karena luka tersebut bisa tidak menimbulkan rasa sakit, penderita bisa tidak menyadari terkena sipilis.

Luka ini dapat menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, namun hal tersebut bukan berarti penderita telah pulih. Bila tidak diobati, kondisi ini justru menandakan infeksi telah berkembang dari primer menjadi sekunder.

Pada tahap ini, di area selangkangan juga dapat muncul benjolan yang menandakan pembengkakan kelenjar getah bening, sebagai reaksi dari pertahanan tubuh.

Tahap ( ke dua ) Sipilis Sekunder

Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sipilis sekunder berbentuk ruam bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama di telapak tangan dan kaki. Ruam tersebut dapat disertai kutil pada area kelamin atau mulut, namun tidak menimbulkan rasa gatal.

Biasanya ruam yang muncul berwarna merah atau merah kecoklatan dan terasa kasar, tapi ruam tersebut sering terlihat samar sehingga penderita tidak menyadarinya.

Selain timbul ruam, gejala sipilis tahap sekunder juga dapat disertai gejala lain, seperti demam, lemas, nyeri otot, sakit tenggorokan, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, serta penurunan berat badan.

Ruam pada tahap ini juga akan menghilang meski penderita tidak menjalani pengobatan. Namun gejala dapat muncul berulang kali setelahnya. Tanpa pengobatan yang tepat, infeksi dapat berlanjut ke tahap laten atau tahap tersier.

Tahap ( ke tiga ) Sipilis Laten

Pada sipilis tahap ini, bakteri tetap ada, tapi sipilis tidak menimbulkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Selama 12 bulan pertama tahap sipilis laten, infeksi masih bisa ditularkan. Setelah dua tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, tapi tidak bisa ditularkan kepada orang lain lagi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat berkembang menjadi tahap tersier yang merupakan tahap sipilis paling berbahaya.

Tahap ( ke empat ) Sipilis Tersier

Infeksi pada tahap ini dapat muncul antara 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi pertama. Sipilis pada tahap tersier ditunjukkan dengan kerusakan organ permanen, sehingga bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Pada tahap ini, sipilis bisa sangat berbahaya dan bahkan menyebabkan kematian. Sipilis tersier bisa berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi-sendi. Akibatnya, penderita bisa mengalami kebutaan, stroke, atau penyakit jantung.

Sipilis Kongenital

Bila ibu hamil terkena sipilis atau raja singa, infeksi ini juga dapat menyebar kepada anaknya, baik sejak dalam kandungan atau saat persalinan. Sipilis jenis ini disebut sipilis bawaan atau sifilis kongenital. Kondisi ini sering menimbulkan komplikasi serius saat kehamilan, seperti keguguran, kematian janin dalam kandungan, atau kematian bayi beberapa saat setelah dilahirkan.

Bila berhasil hidup, bayi yang lahir dengan sipilis atau raja singa kongenital biasanya tidak menunjukkan gejala tertentu pada awalnya. Namun, beberapa bayi dapat mengalami ruam di bagian telapak tangan atau telapak kaki, serta pembengkakan kelanjar getah bening dan organ limpa.

Kondisi sipilis kongenital dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti :
  • Batang hidung yang rata.
  • Kelainan bentuk gigi.
  • Anemia berat.
  • Pertumbuhan tulang yang abnormal.
  • Meningitis.
  • Ganguan saraf, seperti buta atau tuli.

Pengobatan Penyakit Sipilis dengan Obat herbal De Nature

De Nature menciptakan ramuan herbal dalam bentuk kapsul dan salep untuk dapat membantu mengatasi penyakit sipilis, sangat cocok untuk pria dan wanita tanpa efek samping. Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi CS. De Nature melaui nomor yang tertera di website ini.

Berikut gambar paket obat alami penyakit sipilis de nature :

Paket Rp. 445.000,-


Paket Rp. 550.000,-



Paket Rp. 700.000,-


Paket Rp. 850.000,-



Paket Rp. 950.000,-


Dengan De Nature Indonesia

Solusi Sehat Secara Alami

Hubungi kami di :

Herbal Kelamin

===========================================
---------------------------------------------------------------------------------------------

Paket Gonore

Paket Penyakit HIV AIDS

Paket Kutil Kelamin

Paket Raja singa

Paket Herpes

Paket Gatal / Eksim

Arsip Blog

Original Content

Protected by Copyscape

Blog Protection

Copyright © Herbal Penyakit Kelamin | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com